Evaluasi Pengelolaan Logistik Pemilu Tahun 2019, KPU Takalar Gelar RDK

Takalar-SN. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Takalar menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK), sebagai langkah evaluasi pengelolaan Logistik Pemilihan Umum tahun 2019, di Aula kantor KPU Takalar, Rabu (30/10/2019).

Kegiatan ini dihadiri Ketua dan anggota KPU Takalar, para kasubag dan staff KPU Takalar, para Pimpinan Bawaslu Takalar, Satpol PP, perwakilan Kesbangpol, perwakilan Kodim 1426/Takalar, pers dan para eks ketua PPK sekabupaten Takalar.

Ketua KPU Takalar Muh Darwis yang sekaligus membuka kegiatan RDK menyampaikan, bahwa tujuan dilakukannya RDK ini adalah untuk mengevaluasi terhadap apa yang telah dilaksanakan pada pemilu 2019 terkait pengelolaan logistik, baik itu penyortiran, pengepakan, pendistribusian, hingga pengembalian logistik pemilu.

“Kami harap melalui kegiatan ini, kita mendapatkan gambaran terhadap proses pengelolaan logistik pemilu kemarin. Apa yang menjadi catatan pada kegiatan hari ini terkait dengan proses logistik pemilu, tentunya akan menjadi bahan laporan untuk selanjutnya disampaikan ke KPU Provinsi,” ujar Ketua KPU Muh Darwis.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam proses logistik sehingga bisa terlaksana dengan baik.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam proses logistik pemilu kemarin, baik itu Bawaslu, pemerintahan, satpol PP, TNI dan kepolisian,” ucap Darwis.

Sementara itu, dari pihak Bawaslu Takalar Nellyati menyampaikan beberapa catatan terkait pengelolaan logistik, baik itu saat pendistribusian hingga pengembalian logistik diantaranya, Tidak adanya ruang representatif yang ada di Takalar khususnya KPU untuk dilakukan penyimpanan logistik untuk kemudian dilakukan pengepakan logistik, Keterlambatan pihak percetakan, Kekurangan logistik di beberapa TPS khususnya untuk surat suara, Kesalahan penghitungan pada saat pengepakan.

“Hal ini penting menjadi catatan, yang kemudian menjadi referensi bagi teman-teman agar lebih profesional lagi dalam pengelolaan logistik, sehingga tidak ada lagi kesalahan-kesalahan dalam pengelolaan logistik kedepannya, termasuk kekurangan-kekurangan logistik di TPS, itu bisa secepatnya diantisipasi oleh KPU,” tutup Nelly.

Setelah penyampaian hasil evaluasi logistik pemilu dari perwakilan Kodim 1426/Takalar dan Satpol PP, kemudian dilanjutkan dari masing-masing eks ketua panitia pemilihan kecamatan (PPK).

(Ak)

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *